AGEN POKER ONLINE | DOMINO QQ | CAPSA SUSUN | CEME | BLACKJACK Terpercaya indonesia

Bonus Deposit New member 10% Bonus Deposit Member 5% Unlimited

Senin, 21 Maret 2016

kisah pesawat gorontalo - jakarta


CERITA HUMOR dari GORONTALO :

"Kisah di Pesawat Gorontalo - Jakarta"

Pesawat Gorontalo - Jakarta bersiap take off tapi tertunda gara-gara Te Saidi (orang yang baru pertama kali naik pesawat) degan tiket ekonomi tapi ngotot ingin duduk di kelas bisnis.

Benny (pemilik kursi bisnis): "Maaf pak... Ini kursi saya."
Saidi: "Sapa ngana...?"
Benny: "Saya penumpang yang duduk di sini, Pak..!"
Saidi: "Penumpang..? Saya juga, sama-sama torang bayar..! sama-sama torang penumpang, kiyapa ngana mau atur-atur pa kita?"

Benny tak mau ribut, lalu Benny lapor ke pramugari.

Pramugari: "Maaf pak... dari tiket bapak mesti nya Bapak duduk di belakang..."
Saidi: "Ngana siapa so...?"
Pramugari : "Saya pramugari."
Saidi: "Pramugari itu apa?"
Pramugari: "Pramugari itu yang melayani penumpang."
Saidi : "Puuuiiihh... bo pelayan le!! Kita pikir ngana siapa tadi, sudah jo, ngana pi urus jo ngana pe karja. Pokoknya kita tetap duduk di sini. Ngana mo apa...??!!"

Pramugari habis akal, dia memanggil pilot.

Pilot: "Maaf pak, mestinya bapak duduk di belakang..!!"
Saidi: "Sapa lagi ini orang?"
Pilot: "Saya pilot pak."
Saidi: "Pilot? Apa itu?"
Pilot: "Pilot itu yang mengemudikan pesawat ini."
Saidi: "Seehhh.. yang tadi pelayan, sekarang sopir..? Ta kira sapa, berpakaian kayak DLLAJ, pake topi, ternyata sopir. Pokoknya kita mau tetap duduk disini. Apa ngana?"

Te Soka, orang Gorontalo yang baru masuk pesawat mendengar ribut-ribut bertanya pada pilot, kemudian dia manggut-manggut dan minta waktu 5 menit pada pilot untuk dapat bicara pada Saidi, kemudian Te Soka duduk disebelah le Saidi sambil mengobrol.

Tiga menit kemudian te Saidi tiba-tiba bangkit sambil marah-marah:

"DASAR SUPIR BODOH, PELAYAN PANIPU.!!! BA BILANG DARI TADI JO!!!"

Te Saidi pun pindah ke belakang, Pilot merasa takjub, dia bertanya pada Sako,

PILOT: "Apa sih yang bapak bicarakan, koq tiba-tiba dia pindah kursi?"

Sako: "Aku bilang 'mo pi mana ngana ini?' Dia jawab 'ke Jakarta', terus aku bilang 'Saidi, salah duduk ngana di sini, kalo ke Jakarta duduknya di belakang, yang di depan ini turun di POPAYATO'."


Kami setahun pacaran, masak Didik tak tahu kondisi saya

Kegagalan pernikahan sejenis antara Andi Budi Santoso alias Andini dengan Didik Suseno menyisakan kepedihan mendalam. Sampai saat ini, Andini mengaku kecewa dengan Didik, kekasih prianya karena menyangkal tak mengetahui kondisi fisiknya yang berjenis kelamin laki-laki.
"Kalau Didik mengaku baru tahu saya seperti ini (laki-laki) tidak mungkin. Kami setahun pacaran, masak Didik tak tahu kondisi saya, " kata Andini.
Tak memungkiri rasa kecewanya, Andi lalu menceritakan kronologi kegagalan pernikahannya pada Sabtu, 12 Maret 2016 lalu. Sebelum hari bahagia itu, Andi dan Didik sempat mengurus surat pernikahan di kantor urusan agama (KUA) Kepil. Namun, saat itu pihak KUA menolak karena setelah melihat data keduanya, rupanya merupakan berjenis kelamin laki-laki.
"Saat itu petugas KUA sudah bilang kepada kami, kalau kami sama-sama laki-laki jadi tidak diperbolehkan undang-undang. Kemudian kami memutuskan pulang ke rumah saya di Dusun Kemejing," kata Andi.
Di rumah Andi, kedua insan sejenis yang telah mabuk cinta itu memang terlihat kecewa. Namun saat itu, Didik, pria asal Pituruh Purworejo, bersikeras tetap melangsungkan pernikahan, dengan alasan segala persiapan tasyakuran keluarganya sudah siap.
"Hari itu juga kami ke rumah di Purworejo. Kami bilang kepada keluarga, jika kami telah menikah di KUA, " ujar pria berambut panjang terurai itu. (ren)

Kamis, 17 Maret 2016

Jalani rekonstruksi tertutup, Bang Ipul lakukan 31 adegan


Tersangka dugaan kasus pencabulan , Saipul Jamil menjalani rekonstruksi di rumahnya, Jl Gading Indah Utara, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Rekonstruksi berlangsung tertutup.

Kanit Polsek Kelapa Gading Iptu Fahmi Amrullah mengatakan nantinya Saipul akan melakukan 31 adegan.

"Ada 31 adegan yang diperagakan dan ada 8 saksi dalam rekonstruksi ini," ujar Fahmi kepada wartawan di lokasi, Kamis (17/3).

Pantauan merdeka.com, Saipul datang dengan dikawal belasan anggota kepolisian. Pria akrab disapa Bang Ipul ini mengenakan jaket kulit berwarna gelap dan celana jeans panjang.

Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 13.30 Wib dan masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. Rekonstruksi menyedot perhatian warga sekitar. Mereka hendak melihat secara langsung sosok pedangdut Saipul Jamil yang kini tersandung kasus pencabulan.

"Saya sebetulnya bukan warga sini, tapi tadi lagi lewat jadi sekalian mau lihat Bang Ipul," ujar salah sat warga, Maria.

Selasa, 15 Maret 2016

Heboh, beli motor Honda dapat ISTRI!


Baru-baru Netizen gempar oleh sebuah brosur penawaran kendaraan yang unik.

Bagaimana tidak, di dalam brosur tersebut dengan jelas terpampang tulisan 'Beli Motor HONDA Dapat ISTRI'. Tapi apakah benar?

Ya, tidak salah. Jika Anda beli motor Honda di sana akan langsung dapat ISTRI. Namun jangan salah sangka dulu. ISTRI di sini bukan seorang wanita yang siap menikah, melainkan sebuah singkatan yang sengaja dibuat untuk menarik minat pembeli.

Seperti yang dilansir blogger kondang Aripitsop (13/3), ISTRI merupakan singkatan dari Injeksi, Safety, Terkenal, Ramah lingkungan, Irit.

Kocak, kan? Tapi kreatif.

Menurut sumber tersebut, gambar ini diperoleh dari rudysoul. Entah bagaimana pembuat brosur ini bisa terinspirasi dengan singkatan seperti itu.

Jika orang jomblo yang membaca ini secara sekilas dan tidak cermat, mungkin langsung beli motor. Ada-ada saja, ya.

Moncernya karier Tito Karnavian hingga menyandang bintang 3 termuda


Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian dipromosikan menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan bakal dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini. Akpol lulusan 1987 itu pun menjadi jenderal bintang tiga termuda.

Sebelumnya, Tito juga pernah menjadi bintang dua termuda ketika menjabat Kapolda Papua. Prestasi Tito pun terbilang bagus hingga kariernya moncer.

Nama Tito mulai dikenal saat memimpin Tim Kobra yang ditugaskan menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy, putra mantan Presiden Soeharto. Berdasarkan penyidikan polisi, Tommy merupakan dalang pembunuhan Ketua Muda Bidang Hukum Pidana Mahkamah Agung (MA), Syafiuddin Kartasasmita (60) pada tahun 2001.

Kamis pagi 26 Juli 2001, Syafiuddin bersama dengan sopirnya berangkat kerja dengan Honda CRV B 999 KX. Saat melintas di Jalan Pintu Air Serdang, Kemayoran, tiba-tiba kendaraan disalip oleh pengendara RX King yang berboncengan.

Pria yang dibonceng memuntahkan rentetan tembakan dari senjata FN 45. Timah panas tembus ke lengan, dada dan rahang kanan Syafiuddin. Hakim agung itu meregang nyawa, sedangkan sang sopir selamat.

Aparat Kepolisian Polda Metro Jaya yang menyelidiki kasus ini langsung membentuk tim yang diberi nama Tim Kobra. Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Tito Karnavian ditunjukan sebagai komandan.

Setelah melakukan serangkain penyelidikan ditambah keterangan saksi-saksi, polisi mensinyalir pembunuhan terkait dengan sejumlah kasus yang ditangani Syafiuddin. Sejumlah nama-nama besar di negeri ini masuk dalam bidikan polisi.

Kurang dari satu bulan, polisi menemukan titik terang. Pada 7 Agustus malam Mulawarman diringkus di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Sehari kemudian, polisi menangkap Noval Hadad di Bidara Cina, Jati Negara, Jakarta Timur.

"Mulawarman yang mengendarai sepeda motor. Sedangkan Noval yang menembak Syafiuddin," kata Inspektur Jenderal Sofjan Jacoeb, Kepala Polda Metro Jaya kala itu.

Dari mulut keduanya terungkap jika dalang pembunuhan adalah Tommy Soeharto , anak mantan penguasa Orde Baru. Kepada petugas, tersangka Noval dan Maulawarman diperintah Tommy dengan imbalan Rp 100 juta.

Saat itu Tommy merupakan terpidana kasus tukar guling antara PT Goro Batara Sakti (GBS) dan Bulog, bersama Ricardo Gelael. Mantan suami Tata itu divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Lalu jaksa penuntut umum mengajukan kasasi.

Majelis Kasasi yang diketuai oleh Hakim Agung M Syafiuddin Kartasasmita pada 22 September 2000 menghukum Tommy dan Gelael masing-masing dengan hukuman 18 bulan penjara dan denda Rp 30,6 miliar. Namun Tommy kabur saat hendak dieksekusi.

Akhirnya, Kompol Tito bersama anak buahnya berhasil menangkap Tommy di sebuah rumah di kawasan Bintaro, Jakarta. Waktu itu Tommy telah berganti identitas dengan nama Ibrahim.

Keberhasilan Tim Kobra diapresiasi oleh Kapolri Jenderal S Bimantoro. Pangkat 25 orang anggota tim dinaikkan. Kompol Tito resmi berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP). Tito yang berusia 35 tahun menjadi perwira termuda dengan dua melati di pundaknya.

Tito juga termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Densus 88 Antiteror, yang melumpuhkan teroris Azahari Husin dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005. Ia turut mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Kombes Pol.

Kareir Tito terus melesat. Lulusan Akpol 1987 itu akhirnya menjadi Kapolda Papua dengan pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) dengan bintang dua termuda.

Tito kemudian ditarik ke Jakarta untuk mengisi jabatan Kapolda Metro Jaya. Tito pun kini promosi menjadi kepala BNPT karena dianggap sukses menumpas serangan bom di Sarinah, Jakarta beberapa waktu lalu.

Teknik Anti-Nyontek Paling Ekstrim Dari Berbagai Negara


Menyontek adalah perbuatan yang mencerminkan ketidakmampuan seseorang dalam mengerjakan ujian tertulis. Tradisi menyontek saat ujian memang sudah menjadi hal lazim yang dilakukan para pelajar saat ujian.

Berbagai macam cara dikerahkan untuk memperkecil kemungkinan menyontek saat ujian. Misalnya saja di Indoesia yang memberlakukan paket soal, di mana setiap siswa menerima soal yang berbeda-beda dengan siswa lainnya.

Tapi jika dibandingkan dengan negara-negara ini, anti-nyontek ala Indonesia masih kalah. Beberapa negara ini memiliki cara paling ekstrim untuk mencegah para pelajarnya menyontek, mulai dari menggunakan drone sebagai pengawas atau kamera CCTV di setiap sudut ruangan.

Sudah dipastikan, para siswa tidak akan memiliki kesempatan menyontek sedikit pun, bahkan melirik kepada temannya saja tidak akan bisa. Mungkin kamu banyak nilai jeleknya jika sekolah di beberapa negara ini.


 Agar tidak bisa melirik kiri kanan, para pelajar di Pusat Civil Aviation, Thailand, diwajibkan memakaikan kardus pada kepala saat melakukan tes.


Para siswa-siswi di Provinsi Hubei, China, melakukan ujian di luar ruangan dengan jarak bangku yang sangat renggang, sehingga bisa memperkecil kemungkinan kecurangan.


Menempatkan kamera pengintai saat tes masuk perguruan tinggi di Cina. Pasti banyak yang tidak lulus.

Senin, 14 Maret 2016

Alay harus malu lihat warga Jepang hormati Jenderal Soedirman


Postingan seorang anak alay mengejutkan pengguna sosial media. Akun Facebook bernama Gopenx All Well secara terang-terangan menampilkan fotonya sedang menghina foto Jenderal Soedirman yang sedang memberikan penghormatan. Pemilik akun tersebut mengacungkan jari tengahnya sembari tertawa.

"F**CK" tulisnya. Seolah bangga melakukan hal itu di museum.

Tanpa menunggu lama, foto tersebut tersebar luas di media sosial. Banyak netizen yang menyayangkan aksi tak pantas pemuda tanggung itu.

Miris. Anak muda di Indonesia tidak menghormati pahlawannya sendiri. Padahal Jenderal Soedirman adalah salah satu orang yang benar-benar menentukan nasib Republik Indonesia. Dia memilih bergerilya dalam keadaan sakit paru-paru, daripada menyerah pada Belanda.

Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan sejumlah menteri ditawan saat Belanda menggelar agresi kedua tanggal 19 Desember 1948 ke Kota Yogyakarta. Tapi Soedirman memilih bertempur. Dia kobarkan perang gerilya semesta. Membuktikan TNI tetap ada pada dunia internasional.

Soedirman adalah satu dari tiga jenderal besar TNI. Setiap tahun, TNI AD melakukan napak tilas untuk mengenang perjuangan sang panglima. 

Tak cuma itu, masyarakat Jepang ternyata sangat menghormati Jenderal Soedirman. Sampai ada patung sang jenderal dibangun di depan Kementerian Pertahanan Tokyo.

Patung Jenderal Soedirman yang terbuat dari perunggu setinggi sekitar empat meter di halaman Kementerian Pertahanan Jepang merupakan satu-satunya patung pahlawan asing yang ada dan dipajang di Jepang. Ini merupakan fenomena yang unik dan sekaligus pula merupakan keistimewaan bagi Indonesia.

Pada tanggal 17 Agustus, ada upacara kecil di sana. Kelompok Masyarakat Jepang Pencinta Indonesia melakukan upacara peletakkan karangan bunga di depan Patung Jenderal Soedirman.

Sementara di Indonesia, seorang alay malah bangga mengacungkan jari tengah pada Jenderal Soedirman.


luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com